Jerami padi
merupakan limbah tanaman padi yang sudah dipanen produk utamanya (padi/beras),
sehingga merupakan sisa tanaman yang telah tua. Secara kuantitatif produksinya
melimpah, namun secara kualitatif jerami padi mempunyai keterbatasan-keterbatasan
bila dipandang dari aspek nutrisinya.
Beberapa faktor pembatasnya adalah Jerami sebagai bahan pakan ternak
sapi mempunyai kekurangan/ faktor pembatas
antara lain :
-
kandungan
proteinnya rendah
-
kandungan
mineral Ca dan P rendah
-
mengandung
ikatan selulosa, hemiselulosa dan lignin sangat kuat sehingga sulit dicerna
-
kandungan
oksalat dan silikat tinggi
Karena faktor
pembatas tersebut, maka sebelum diberikan kepada sapi jerami perlu diolah
terlebih dahulu antara lain dengan membuat jerami fermentasi dengan menggunakan
probiotik (missal starbio, biosup, EM-4, dll)
Pembuatan Fermentasi Jerami Padi
Bahan :
-
1.000
kg jerami padi
-
6
kg urea
-
6
kg probiotik
Caranya :
-
Jerami
padi ditumpuk ditempat yang beratap dengan tumpukan kira-kira setinggi 30 cm
-
semprot atau basahi dengan larutan urea dan taburi
probiotik
-
Tumpuki lapisan jerami kembali dengan ketebalan yang sama
dan basahi dengan larutan urea dan ditaburi dengan probiotik secukupnya.
-
Demikian
seterusnya sampai ketebalan lebih kurang 2 m
-
Diamkan
sampai 21 hari supaya proses fermentasi dengan baik.