Hay
adalah hijauan pakan ternak yang sengaja dikeringkan agar dapat diberikan pada
waktu yang lain.
A. Tujuan pembuatan hay :
Hay dibuat dengan maksud untuk:
- Penyediaan
pakan ternak pada saat tertentu, misalnya dimasa-masa paceklik dan bagi ternak
selama adalam perjalanan.
- Memanfaatkan
hijauan yang berlimpah
pada saat pertumbuhan terbaik
tetapi saat itu belum dimanfaatkan.
B. Prinsip pembuatan Hay:
Menurunkan kadar air sampai 15 – 20 % di dalam waktu yang singkat, baik
dengan panas matahari ataupun buatan.
Didalam pembuatan hay diperlukan proses pengeringan dan cara-cara yang
khusus.
C. Proses pengeringan
dengan sinar matahari :
Pada umumnya
pengeringan hijauan di daerah tropis dengan memanfaatkan panas sinar matahari.
Cara ini, baik teknis cara pembuatan dan biayanya tidak sulit,
setiap petani peternaka dapat melakukan tanpa ada kesulitan apapun.
Teknis pembuatan
yang baik, agar diperoleh hay (jerami) yang berkualitas baik perlu diperhatikan
hal-hal sbb:
- Hijauan dipotong-potong pendek., dan langsung
dibawa ke tempat penjemuran.
- Hijauan tersebut ditebar tipis-tipis, dan
setiap saat perlu dibalik-balik , 1 – 2
jam sekali.
- Usahakan agar proses penjemuran ini dapat
berlangsung dalam waktu singkat ± 4 – 8 jam sehingga kadarairnya menjadi 20 %.
-
Untuk itu dipilih bahan yang mudah secara fisik mudah
kering, misalnya rumput lapangan, rumput Digitaria
dicumbens
Beberapa keuntungan pengeringan dengan
panas sinar matahari:
-
biaya
murah, ringan.
-
Setiap petani dapat melakukannya karena mudah, sederhana
dan murah.
-
Kandungan Vit, D dalam hijauan lebih tinggi.
Beberapa
kelemahannya dengan panas sinar matahari:
- Hanya
dapat dilakukan di daerah yang kaya sinar matahari.
- Proses
pengeringan berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan pengeringan menggunakan mesin pengering; sehingga nilai
gizi dari haijaun secara umum menurun lebih banyak.
-
Karotin
(pro Vit,A) menurun.
D. Pengeringan dengan panas
buatan:
Pengeringan
dengan panas buatan ini umumnya dilakukan didaerah yang memiliki iklim sedang –
iklim dingin (Sub Tropis) , karena sinar
matahari yang diterima tidak menjamin
bagi proses pengeringan hijauan.
Cara
pembuatan:
- Hijauan dipotong-potong , kemudian dimasukkan ke dalam
alat pengering (mesin) dalam temperature sekitar 150º – 250º C.
- Lama pemansan
ditunggu sampai kadar air hijauan itu menjadi 15 – 20 %.
Keuntungan pengeringan
dengan mesin:
-
Proses
berlangsung dalam waktu yang singkat,
sehingga kerusakan nilai gizinya sedikit.
-
Pengerjaannya
tak terikat waktu, dan tempat.
Kekurangan/kelemahannya pengeringan dengan mesin:
-
Proses pengeringan semacam ini memelukan modal dan biaya
cukup mahal. Sehingga
tidak dapat digunakan oleh masyarakat secara luas.
Kriteria Hay yang baik:
-
Warnanya
hijau kekuningan.
-
Tak
banyak daun yang rusak, masih utuh dan tidak kotor.
-
Tidak mudak patah jika batang dilipat dengan tangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar