Sabtu, 07 April 2012

MEMBUAT H A Y



  

Hay adalah hijauan pakan ternak yang sengaja dikeringkan agar dapat diberikan pada waktu yang lain.

A.  Tujuan pembuatan hay :
     Hay dibuat dengan maksud untuk:
     - Penyediaan pakan ternak  pada saat tertentu,  misalnya dimasa-masa paceklik dan bagi ternak selama adalam perjalanan.
     -  Memanfaatkan  hijauan  yang  berlimpah  pada  saat pertumbuhan terbaik tetapi saat itu belum dimanfaatkan.

B. Prinsip pembuatan Hay:
Menurunkan kadar air sampai 15 – 20 % di dalam waktu yang singkat, baik dengan panas matahari ataupun buatan.
Didalam pembuatan hay diperlukan proses pengeringan dan cara-cara yang khusus.

C. Proses pengeringan dengan sinar matahari :
      Pada umumnya pengeringan hijauan di daerah tropis dengan memanfaatkan panas sinar matahari. Cara ini,  baik teknis  cara pembuatan dan biayanya tidak sulit, setiap petani peternaka dapat melakukan tanpa ada kesulitan apapun.
  Teknis pembuatan yang baik, agar diperoleh hay (jerami) yang berkualitas baik perlu diperhatikan hal-hal   sbb:
     -  Hijauan dipotong-potong pendek., dan langsung dibawa ke tempat  penjemuran.
     -  Hijauan tersebut ditebar tipis-tipis, dan setiap   saat perlu dibalik-balik , 1 – 2 jam sekali.
     -  Usahakan agar proses penjemuran ini dapat berlangsung dalam waktu singkat ± 4 – 8 jam sehingga kadarairnya menjadi 20 %.
-       Untuk itu dipilih bahan yang mudah secara fisik mudah kering, misalnya rumput lapangan, rumput Digitaria dicumbens

   Beberapa keuntungan pengeringan dengan panas sinar matahari:
-       biaya murah, ringan.
-       Setiap petani dapat melakukannya karena mudah, sederhana dan murah.
-       Kandungan Vit, D dalam hijauan lebih tinggi.


Beberapa kelemahannya dengan panas sinar matahari:
-       Hanya dapat dilakukan di daerah yang kaya sinar matahari.
-       Proses pengeringan berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan pengeringan   menggunakan mesin pengering; sehingga nilai gizi dari haijaun secara umum menurun lebih banyak.
-       Karotin (pro Vit,A) menurun.

D.  Pengeringan dengan panas buatan:
Pengeringan dengan panas buatan ini umumnya dilakukan didaerah yang memiliki iklim sedang – iklim dingin  (Sub Tropis) , karena sinar matahari  yang diterima tidak menjamin bagi proses pengeringan hijauan.

Cara pembuatan:
- Hijauan dipotong-potong , kemudian dimasukkan ke dalam alat pengering (mesin) dalam temperature sekitar 150º – 250º C.
- Lama pemansan ditunggu sampai kadar air hijauan itu menjadi 15 – 20 %.

Keuntungan pengeringan dengan mesin:
-       Proses berlangsung dalam waktu yang   singkat, sehingga kerusakan nilai gizinya sedikit.
-       Pengerjaannya tak terikat waktu, dan tempat.

Kekurangan/kelemahannya  pengeringan dengan mesin:
-       Proses pengeringan semacam ini memelukan modal dan biaya cukup mahal. Sehingga tidak dapat digunakan oleh masyarakat secara luas.

Kriteria Hay yang baik:
-       Warnanya hijau kekuningan.
-       Tak banyak daun yang rusak, masih utuh dan tidak kotor.
-       Tidak mudak patah jika batang dilipat dengan tangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar