MEMBUAT SILASE
Silase adalah
pakan ternak dalam bentuk awetan yang berasal dari tanaman segar yang diawetkan
melalui proses ensilase.
1. ALAT
DAN BAHAN
- Bahan Utama ; berbagai
macam hijauan, seperti rumput, legume, campuran rumput dan legume.
-
Bahan Pelengkap (starter) dapat berupa tetes (molase),
bekatul, tepung gaplek, dsb.
-
Silo, yaitu tempat untuk berlangsungnya proses pemeraman
(proses ensilase). Bahan untuk membuat silo dapat dari tanah, baja, beton,
anyaman bambu, plastik dll.
Bentuk silo
juga bermacam-macam, yaitu :
- Bentuk silo di atas tanah
- Bentuk silo di bawah tanah
- Silo yang berada di bawah
tanah dalam bentuk pit (pit silo)
- Tower
- Kantong plastik
2. CARA
MEMBUAT
- Bahan hijauan dilayukan,
kemudian dipotong pendek-pendek sekitar 5 - 10 cm, kemudian bahan tersebut
ditimbang sebanyak 100 kg.
-
Timbang bahan pelengkap/strater sebanyak 3 - 5 % dari
bahan utama (hijauan). Bahan –bahan
tersebut misalnya:
- Tetes tebu (molase) : 3 % dari
bahan silase
- Dedak halus : 5 %
dari bahan silase
- Menir :
3,5 % dari bahan silase
- Onggok : 3 % dari bahan silase.
-
Ke dalam silo masukkan bahan utama dan bahan pelengkap,
ada 2 cara yaitu:
·
dicampur
secara merata
·
disusun secara berlapis-lapis :
hijauan-starter-hijauan-starter dst.
-
Mampatkan hingga udara di dalamnya sesedikit mungkin dan
tutup dengan rapat, bisa ditambahkan batu pemberat di atasnya.
-
Diamkan silase dalam silo selama 21 hari, kemudian silo
bisa dibuka dan silase siap diberikan ternak setelah diangin-anginkan selama 15
– 30 menit.
3. PEMBERIAN
PADA TERNAK
Oleh karena
silase bersifat asam, pemberiannya pada ternak tidak dapat 100 % menggantikan
hijauan (rumput), tetapi maksimal 75 %.
4. KEUNTUNGAN
SILASE
- Dapat dipakai sebagai
sumber pakan bagi ternak, terutama disaat musim kemarau.
5. YANG
HARUS DIPERHATIKAN
- Silase yang baru saja
diambil dari silo, jangan langsung diberikan pada ternak, tetapi
diangin-anginkan 15 – 30 menit dulu.
-
Silase yang sudah rusak jangan diberikan ke ternak karena
bisa keracunan.
- Bila akan
mengambil silase dari silo, bukalah penutup secara hati-hati dan tutup kembali
dengan rapat. Denagn
cara ini dapat bertahan 5 – 6 bulan.
-
Jangan memberikan silase pada ternak perah yang sedang
laktasi, karena bisa mempengaruhi bau air susu.
6. TANDA
SILASE YANG BAIK
- Warna tetap seperti warna
hijauan aslinya (hijau)
-
Bau dan aroma khas silase, tidak berbau busuk
- Tekstur tidak menggumpal
- pH asam
- tidak berjamur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar